You are using an outdated browser. For a faster, safer browsing experience, upgrade for free today.

Bermain Melawan Idola, Hambali Sempat Grogi

Perjudian besar dilakukan pelatih Sriwijaya FC Alfredo Vera saat laga kontra Persija Jakarta (24/11) kemarin saat memainkan debutan Hambali Tolib sejak menit awal. Hambali sendiri merupakan pemain SFC U19 yang baru dipromosikan ke skuad senior di awal putaran kedua kompetisi Liga 1 Indonesia 2018.

Namun kepercayaan yang diberikan Alfredo Vera berhasil dijawab oleh pemain asal Diklat Ragunan ini dengan baik. Sepanjang pertandingan, Hambali mampu menjadi pengatur serangan di lini tengah dan sebuah kreasi yang dihasilkannya berbuah gol pertama SFC yang dicetak oleh Manucechr Dzalilov di pertengahan babak pertama.

Pemain kelahiran 20 Juni 200 ini mengaku sangat bersyukur mendapat kesempatan menjalani debut di liga sepakbola tertinggi di Indonesia bersama SFC.

“Ini pengalaman yang sangat berharga, saya bersyukur atas nikmat dari Allah SWT. Terima kasih juga untuk coach yang sudah percaya kepada saya dan kedepannya jika diberi kepercayaan lagi bisa memberikan yang terbaik guna membantu SFC,” ujarnya saat dihubungi Senin (26/11) pagi.

Usai pertandingan, pemilik kaki kidal ini sendiri tidak mampu menahan emosi dan tangisannya tumpah di pinggir lapangan. Pelatih Alfredo Vera, kapten tim Yu Hyun Koo dan ayahnya Endang Sutisna pun menghampirinya guna menghibur serta menguatkan mentalnya.

“Kemarin sedih sekali, karena ini pertandingan sangat penting buat saya, momen berharga sekaligus emosional karena pertama kali ditonton oleh keluarga besar. Namun apa yang saya harapkan tidak tercapai dan itu membuat sedih, apalagi seluruh tim sudah bermain sangat baik selama 90 menit, namun semua sudah diatur oleh yang Maha Kuasa, kita harus bisa menerimanya,” jelasnya.

Hambali sendiri juga menyebut perbedaan bermain di level U19 dengan senior juga sangatlah besar.

“Namun yang paling terlihat adalah tekanan dan mental, di level U10 tidak terlalu tertekan karena semuanya seumuran, semetara di senior banyak faktor yang mempengaruhi, seperti suporter lawan salah satunya,” bebernya.

Namun Hambali menegaskan cukup terbantu dengan banyaknya pemain senior di skuad SFC yang disebutnya membantu proses adaptasi selama ini.

“Tidak hanya membantu, mereka juga menjadi motivasi dan saya senang bisa bermain bersama mereka,” tambahnya. 

Saat melawan Persija, Hambali juga merasa senang karena dapat beradu langsung dengan salah satu pemain favoritnya yakni Renan Silva, pengatur serangan tim Macan Kemayoran.

“Semua anak pasti suka Lionel Messi, namun untuk di Indonesia penampilan Renan Silva bagi saya sangat baik dan kemarin saya senang bisa mendapat kesempatan bertanding bersama dia di lapangan, awalnya sempart grogi namun hanya sebentar, setelah bertanding saya pun sempat berbincang sebentar dengannya, kemarin dia juga memberikan komentar dukungan di akun IG saya,” ujarnya saat ditanya mengenai pemain favoritnya di sepakbola.(HK)